Posted by : Fajar Sardi Apr 24, 2017

9 Maret 2017

Pagi ini kami akan bersiap kembali menuju Kathmandu. tiket bus telah dipesan sehari sebelumnya dengan harga NPR700. keberangkatan tourist bus dari pokhara menuju kathmandu selalu ontime pukul 7:30 dari tourist bus park. ongkos taksi dari lake side ke tourist bus park sebesar NPR200 samaa seperti sebelumnya. dan kali ini kami berempat jadi lebih hemat.
tourist bus park
Jangan membayangkan terminal bus dengan konsep modern, terminal ini lebih cocok dikatakan sebagai lapangan yang disulap menjadi terminal.
kami sampai di kathmandu pukul 4 sore dan langsung menuju hotel. kami menginap di backyard hotel di thamel. harganya lumayan murah dengan fasilitas budget. untuk pemesanan hotel kami membandingkan beberapa web antara lain agoda, expedia dan juga booking.com. untuk traveloka sendiri belum ada kayaknya kerjasama dengan hotel di nepal. walaupun tempatnya agak nyempil tapi lumayanlah hehe. setelah beres beres kami mulai berkeliling di kawasan thamel dan mencari makannn haha.
di thamel, mencari makan halal itu susah susah gampang. ia, makanan halal pasti incaran traveller Indonesia apalagi muslim karena halal gak hanya soal bahan makanannya tetapi juga ada unsur lain. dan makanan halal disini udah pasti makanan India atau arab. lo gak akan jumpa rendang atau masakan melayu. setahu saya ada 4 tempat makanan yang ada label "halal" nya. pertama dan yang paling banyak pengunjungnya itu namanya Shafqat halal food. berada ditengah2 thamel dengan makanan yang lumayan enak khas timur tengahnya. yang kedua adalah Anatolia restaurant. letaknya masih ditengah thamel cuma harus jeli mencarinya. nah kalo ke anatolia harus coba chiken tandoori nya enaak bgt! (Favorite) yang ketiga ada Al-Madinah. tempat makan ini murahh dan banyak bnget porsinya. cuma letaknya nyempil dan harus lebih jeli. ada satu lagi lupa namanya dekat dengan atm tapi mahal banget dan kami gak nyoba disni. malam ini kami mencoba makan di shafqat. setelah makan kami kembali mengelilingi thamel dan kembali ke hotel untuk beristirahat.

10 Maret 2017

sesuai Janji dengan mas Widi dan mba Fania, kami breakfast bersama di hotel dengan menu roti sederhana. lumayan buat menganjal perut hehe.
hari ini kami akan berencana keliling mengunjungi beberapa spot wisata di kathmandu. mostly temple! yup. wisata temple-lah yang menjadi andalah kathmandu. dan yang pertama kami coba adalah kathmandu durbar square. durbar square ini terdapat hampir diseluruh sudut Kathmandu dan merupakan alun2 kota lama dan menjadi cagar budaya. masih ingat gempa hebat tahun 2015 silam? nah banyak sekali bangunan yang hancur akibat gempa tersebut. kebanyakan bangunan lama seperti dikawasan durbar square ini. ada beberapa durbar yang terkenal antara lain kathmandu durbar square, patan durbar square dan yang paling luas adalah bakhtapur city. namun sayangnya, untuk masuk ke kawasan ini dikenakan tarif bagi turis asing dan lumayan mahal menurut saya. contoh untuk masuk ke kawasan kathmandu durbar square turis dikenakan NPR500 sekali masuk dan yang paling mahal adalah bakhtapur durbar square dengan tiket masuk NPR1500 huhuu.
btw, kami mensiasati mask ke durbar square di kathmandu. berlagak menjadi orang nepali suapaya bisa masuk free haha
look at his shoes LOL

Kathmandu durbar square

pigeons

Kathmandu durbar square
setelah berkeliling di thamel kami memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu sebelum kembali mengunjungi beberapa spot wisata. tempat makan kali ini adalah Anatolia resturant yang terletak di thamel. restaurant ini paling enak menurut gue dibandingkan beberapa halal restaurant di thamel, namun ada beberapa yang lebih suka shafqat. chicken tandoori disini paling maknyus hehe.

setelah makan siang kami memutuskan untuk mengunjungi Bakhtapur city. kota tua peninggalan kerajaan kuno. untuk mencapai Bakhtapur, harus menggunakan taksi. jarak thamel ke Bakhatapur sekitar 40 menit. saya lupa berapa harga taksi kesana kurang lebih NPR1000.
Bakthapur city atau Bakhtapur Durbar Square ini merupakan kota peninggalan kerajaan Bakhtapur dan menjadi World Heritage Site UNESCO. namun malang karena gempa tahu 2015 kemarin banyak sekali bangunan yang rusak dan sampai saat ini masih belum pulih. tiket masuk ke Bakhtapur adalah NPR1500. iya mahal, Namun harga tersebut terlihat wajar ketika kita masuk kedalam kawasan yang super gede. Bhaktapur ini memeng awalnya adalah kota sehingga, kawasannya sangat gede. didalam kawasan ini juga terdapat rumah warga dan juga pertokoan.
Bakhtapur city
Bakhtapur Cultural City

salah satu sudut Bakhtapur


sudut jalan bakhtapur
setelah menikmati Kota Bakhtapur, kami kembali dan melanjutkan perjalanan ke Boudhanath di kathmandu. Boudhanath merupakan buddhist temple yang ada di kathmandu.
Boudhanath
hari ini kami benar2 memaksimalkan perjalanan karena besok sudah harus kembali ke tanah air. setalah kemabali dari Boudhanat kami mencari makan malam dan mencoba menu di Almadinah restaurant. restaurant ini lumayan murah dibandingkan dengan restaurant halal lainnya dan juga porsinya gedeee. sehabis makan kami kembali ke hotel. malam ini hari terakhir di Kathmandu.

Nepal we gonna miss you.
Pagi ini gue berkemas untuk kembali ke tanah air, pengalaman yang sangat berharga dan gak akan terupakan seumur hidup. sampai saat ini gue masih pengen balik ke nepal hehe.
orang2 yang ramah dan juga helpfull, pemandangan yang luar biasa, serta kehebohan Kathmandu gak akan bisa terlupakan.
btw, sebelum berangkat kami masih sempat hunting diskon di outlet The North Face hahaha
next destination Everest Base Camp. Aminnnnnn

The end.


{ 1 comments... read them below or add one }

- Copyright © fajarsardi's blog - Designed by Fajar Sardi.