Archive for March 2015

Phnom Penh City Tour (Backpacker Phnom Penh and Ho Chi Minh City - Part 2)

rasanya jari ini udah gatal mau ngetik lanjutan jalan2 backpacker kemaren, tap apa daya kerjaan gua numpuk kagak keurus terpaksa di postpone terus. #mukasedih

march 8th 2015
setelah nge-gembel dengan bangga di KLIA2, pagi2 tanpa mandi dan boker yang ditahan tapi tetep cuci muka yang kece ini dan sikat gigi juga (kita gak sejorok yang lu kira). this is my first time  I go using airplane and not taking shower :D akhirnya jam 5 kita memutuskan buat langsung keluar imigrasi malaysia with a "stamp" in passport.
subuh2 pun airport ini udah kayak pasar raya kagak ada berhenti2 nya. flight ke Phnom Penh ditempuh kurang lebih 2 jam dengan penerbangan airasia AK536. we arrived in Phnom Penh airport at 7:35am.

FYI, Phnom Penh is a capital city of Kingdom of Cambodia and for capital city, Phnom Penh have a very small and standard airport.
The Airport
kita gak sempat explore bandara karena kita udah dijemput sama tuk2 pesanan.
oh iya lupa cerita... sebelumnya nih kita udah searching transportasi selama di phnom Penh. and guest what? to find a public transportation it's same like find a halal food here... x_X. what a lucky! setelah searching2 web kita nemu sopir tuk2 yang "truly honest" cause hard to find a tuk2 driver like him. we got his number from friend in Kuala Lumpur. His Name is Bukhari and he's muslim :) and very very kind person.

this is his contact maybe you need him and he can speak malay.
Name : Mr Bukhari
Hp : +85578664242

so, selama 2 hari di Phnom Penh we fully drove by him :D. sangat membentu banget apalagi buat cari makanan halall hahahah :D
fare buat jemput kita dari bandara ke downtown adalah $7 and for 1 daya tour we paid $25... yes all dollar.
mata uang kamboja sebenernya adalah riel, but dollar very acceptable in here. common transaction use dollar even withdrawal from ATM (experience). $1=4.000 riel (consistent) dan lucunya jika lu misalnya belanja $3.50 dengan uang $5 pasti akan dikembalikan dengan $1 dan 2000 riel atau bisa aja kembaliannya 6.000 riel
nah lucunya lagi jika harga barang $2 dan lu bayarnya pake riel you have to pay 8.400 riel.... yes you charged 200 riel for each buck. that so unfair -_____-

setelah dijemput oleh Bang Bukhari kita langsung menuju hostel yang udah dipesan melalui situs www.hostelworld.com "The Mad Monkey Hostel" that was the coolest hostel I ever booked. you can imagine the hostel have a bar at the rooftop and we got a room next to it. that was cool right? LOL

setelah sampai dihostel, kami menitipkan barang cause the room wasn't ready yet. tapi untungnya kita boleh pakai kamarmandi. setelah bersih2 saatnya pergi menjelajah phnom penh dan tujuan pertama adalah "The Killing Fields". dari namanya aja gw udah bisa ngebayangi aura tuh tempat :s
The Killing Fields berada dipinggir kota phnom penh. gw lupa butuh berapa lama buat kesana tapi gak lebih dari 60 menit kok. yah gpp la sambil menikmati kota phnom penh tapi sebenernya gak ada yang dinikmati juga soalnya jalanan di kota pp biasa aja, biasa banget malah and dirty full of dust. you must be wear a masker and this country using right side driving :D
===========================================================
"The Killing Fields"

sebelum gw bahas ada baiknya lu baca sedikit tentang The Killing Fields ini. buat masuk kedalam area ini kita kena administrasi $5 kalo gk salah udah termasuk sewa translator dengan berbagai bahasa.
The Killing Fields merupakan situs tempat pembantaian kurang lebih 23.000 warga khmer yang dilakukan oleh Pol Pot pada masa rezim khmer merah. tempat ini merupakan ladang pembantaian kekejamam polpot terhadap warga khmer itu sendiri.
suasana dan aura seram langsung terasa saat melihat sekeliling situs. apalagi dengan dibagikannya voice guide yang menceritakan masa - masa kelam kekejaman pol pot melalui alur cerita yang kita dengarkan. thats so creeps. belum lagi pajangan tengkorank dan tulang belulang dengan keterangan bagaimana tengkorak dan tulang tersebut ditemukan dan bagaimana pula kematiannya.
hal pertama yang dirasakan ketika masuk dan mendengarkan rekaman itu adalah kepedihan mendalam dari sorang yang selamat dari kekejaman rezim khmer merah dibawah pimpinan polpot.
ditengah killing field terdapat monument yang berisi tengkorak hasil penemuan besar2an yang berjumlah sekitar 23.000 orang
The Monument
the sign "Would you please kindly show your respect to many milion people who were killed under the genocidal pol pot regime
Jangankan tertawa, senyupun gua gak sanggup. beneran deh... we're speechless just listening a narator speaking about what polpot made in his regime.
setiap site diberi tanda berupa nomor untuk mendengerkan kisah dibalik tempat tersebut seperti gambar dibawah ini.
the truck stop told how people picked and transport to be executed
 and look at the expression of peole



the dark and gloomy detention
banyak sekali kesedihan dan kepedihan yang dialami warga pada saat itu and  the infamous quotes from polpot i never forgot is this "Better to kill an innocent by mistake than spare an enemy by mistake"
what the fu*k?? are serious? by mistake? that's humans not sheep.
here, was the placewhere executioners!



the another sign explain what place it was. setiap langkah melambangkan setiap kesedihan. I really really can't told and imagine it.
selain sign, juga terdapat site spot yang memperlihatkan dimana tulang dan juga kuburan massal ditemukan.
mass grave of 450 victims
ngak hanya satu kuburan massal disini. ada beberapa kuburan yang berisi ribuan korban.

bones and teeth found
situs diatas merupakan tempat ditemukannya potongan tulang dan juga gigi. pada awalnya tidak ada yang mengetahui apa yang ada didalamnya. karena adanya banjir ditahun  maka seluruh fragment terangkat dan menguak kekejaman polpot. "the bones and teeth fragments that were exhumed in 1990" what the...
the bones


ini adalah beberapa serpihan tulang yang ditemukan dilokasi killing field, selain di dalam box ada juga beberapa tulang yang masih ada dilokasi seperti ini:

don't step on bones
skull


skull
sepertinya gk sanggup lagi deh gua keliling2 kayak gini... satu jam lebih udah cukup mengelilingi the killing fields yang bener2 udah mengubah feeling kami hari ini... selanjutnya kami akan mengunjungi penjara (it was school) yang dibuat oleh polpot untuk membbantai korban2 nya...
creepy tour :s

"Tuol Seng Genocide Prison"

setelah dari Killing Fields kami memutuskan untuk pergi ke Toul Seng Genocide Prison. disini juga menceritakan kejadian2 yang buat bulu kuduk merinding, ingin muntah dan pasti mengutuk keras kekejaman polpot masa itu
gak terlalu banyak hal yang dapat diceritakan disini, intinya dengan melihat gambar dan kejadian yang ada disana kita ngerti dan bisa paham apa yang terjadi disini.
pokoknya hari ini mood kita dibuat berubah dehh, dari tempat pembunuhan, pembantaian dan penjara tempat penyiksaan...
just look at the pic


gambar diatas merupakan salah satu kamar penjara yang digunakan untuk menyiksa para pembelot polpot, dibakar hidup2... :(




tempat penyiksaan


gambar diatas bukan tiang gantungan, awalnya sih gua juga mikir itu tiang gantungan tapi ternya itu adalah alat yang digunakan untuk mengintrogasi tawanan. kendi diisi oleh cairan kotor bisa saja feses kemudian tawanan digantung terbalik dan dicelupkan kedalam kendi berisi kotoran sampai mengaku...
tempat ini bener2 mengerikann :s
ini yang namanya pol pot

dan ini adalah beberapa korban yang disiksa ditahanan ini...
tapi gua bukan korban :(

victims
alat penyiksa
prison museum tampak luar
udahan dulu ah cerita2 sedihnya...
sehabis dari sini kita langsung balik ke hostel dan istirahat sebentar. jam 5 kita dijemput lagi sama bang Bukhari buat jalan2 malam.. nah sebenernya kalo pake tuk2 lain waktu one day tour ini cuma sampai jam 5 soree.. tp abg ini baik bgt kita diajak cari makanan sampai nyeberang pulau utama melawati sungai mekong :D tujuannya sih mencari makanan halal yang super duper susah... ahahha
selain itu kita juga diajak keliling kota malam hari :D


march 9th, 2015
hari kedua di phnom penh dan bingung mau kemana lagi :D
setelah kemarin ngelilingi berbagai museum dan site genocide peningalan perang khmer hari ini kayaknya cukup tour yang ringan2 aja deh :s sedih saya liat2 yang begitun T_T

gak banyak cerita buat hari ini, cuma keliling temple yang ada disekitaran kota dan belanja sedikit2 :D
disela2 jalan2 dan juga belanja, kita mampir disalah satu restoran Indonesia... namanya WARUNG BALI. bagi orang Indonesia yang tinggal di Phnom Penh  Warung Bali udah merupakan home based buat ngumpul2. dan menurut pak Firdaus (pemilik restoran), Warung Bali ini merupakan rumah kedua bagi orang Indonesia yang tinggal disni...
lokasinya juga gampang dicari, di dekat grand palace
Grand Palace

tapi karna masuk ke grand palace bayar dan kita ogah ngerogoh kocek, jadi foto dihalaman aja hahahah

beruntung banget gua bisa singgah disini diwarung bali dan juga ketemu sama orang2 kedutaan :D
rumah makan ini emang bener2 dirintis oleh kedua bapak ini. makananya enak, ada berbagai macam makanan yang dijual, mulai dari makanan Indonesia sampai makanan khas negara kamboja dengan citarasa indonesia :D
kalau ke phnom penh, WAJIB hukumnya singgah di warung bapake ini

No Pics = Hoax
ni ada  foto warung Bali :D

dari kiri ke kanan: bang Bukhari, pak firdaus, gua, ai, pak khasmir
Setelah berbincang2 dengan pak firdaus dan khasmir, kami melanjutkan perjalanan mengelilingi phnom penh. dan tujuan kami adalah Embassy..
ngapai ke Embassy?? paspor ilang? hahhaa. cuma iseng aja. gag afdol rasanya udah sampai jauh2 dinegara orang gk singgah ke rumah sendiri :p

========================================================================

INDONESIAN EMBASSY, PHNOM PENH
Address :
No.1, Street 466, Corner Norodom Boulevard
Phnom Penh, Kingdom of Cambodia
Telephone :
+855 23 217 934
+855 23 216 148
Fax : +855 23 217 566
Email. : indoembassy-phnompenh@emaxxtelecom.com

Sebenernya dilarang foto2 disekitar kawasan kedutaan, tapi kitanya ngeyel haha, tapi tetap aja minta izin sama security embassy.

Lokasi kedutaan gak terlalu jauh dari lokasi warung bali. paling ekitar 10-15 menit. tapi jangan tanya arah kemana karna gua gak bakal ingat :D
oh iya, buat temen - temen yang mau jalan - jalan keluar negeri, ada baiknya bahkan sangat dianjurkan untuk melakukan pendaftaran diri ke kedutaan, ya lapor diri ini juga buat jaga - jaga sekalian mendata WNI yang sedang berkunjung ke suatu negara. dan Lapor diri itu gak harus datang ke kedutaan antri dsb... ribet banget kali, mau jalan2 eh malah ngantri dikedutaan haha.
sekarang kemnlu udah ada aplikasi di Playstore dan App Store. nah tinggal donlod aja tuh aplikasi "KEMENLU". ntar ada form lapor diri yang harus diisi. Simple kan :D

setelah foto2 dengan adegan hampir diusir ama satpam kedutaan yang sok cool akhirnya kita udahan aja lagian panas banget disini...
akhirnya kita mutuskan balik ke hostel buat istirahat dann bang bukhari juga nawari ntar malam diajak jalan ke sebrang. sebrang sungai mekong...
baik banget abg ini. dan kitapun mengiyakan pastinya :D

Setelah cukup istirahat, abis solat magrib kami akhirnya berangkat ke daerah seberang sungai mekong, and guess what? the different side of Phnom Penh.
ternyata dibalik kehidupan kota yang biasa biasa saja, Phnom penh memiliki "Las Vegas" nya tersendiri.
menurut bang bukhari, daerah ini mulai dibangun ditahun 2000 an dengn konsep lux living. jadi ceritanya, yang punya properti didaerah ini udah pasti orang - orang kaya Phnom Penh. didaerah ini ada perumahan mewah, hotel mewah dan juga kasino serta tempat - tempat hiburan gitu.

setelah berkeliling dikawasan yang gua lupa apa namanya, akhirnya kita balik ke hostel buat istirahat tapi akhirnya nongkong sebentar di rooftop yang isinya bule2 lagi pada ngebeer

bar
setelah liat liat bule mabok akhirnya balik ke kamar dan istirahat karna besok perjalanan lumayan jauh ke Ho Chi Minh City :D

Just in transit (Backpacker Phnom Penh and Ho Chi Minh City - Part 1)

Work Hard, Travel Harder. that was awesome right?
mumpung gua masih muda dan masih bisa jalan2 bawa backpack buat keliling dunia  ngegembel ngelilingi beberapa negara baru yang gua rasa itu perlu. just my opinion, travel is important!!

you can't stay in your comfort zone. or just work in your daily life.  so bored isn't ? some people said that you must be rich to traveling. i said "that bullshit"!!

lu bisa kok terbang gratis. iya gratis :D.  nah, oleh karena itu gua bersyukur banget Tuhan telah melahirkan Tony Fernandes ke dunia ini ahaha
ok. cukup sudah intermezo gua ya :)
berbekal izin cuti selama 8 hari kerja dengan total 11 hari (puas banget tuh, hihihi). this is my little itinerary

Mar 7th ---- PDG - KUL (Padang > Kuala Lumpur)
Mar 8th----- KUL - PNH (Kuala Lumpur > Phnom Penh)
Mar 10th---- PNH - HCMC (Phnom Penh - Ho Chi Minh City )
Mar 12th---- HCMC - SIN (Ho Chi Minh City - Singapore)
Mar 13th---- SIN - BTH (Singapore - Batam)
end.
========================================================================

Mar 7th 2015

exited? yes!
sabtu pagi gua ama temen gua ai udah siap2 menuju bandara minangkabau. flight jam 8:30 by airasia. and I got only IDR67.000 for that flight :D. thank you airasia once again you are my savior LOL. sebenernya kita plan pergi bertiga buat trip kali ini tapi karena temen gua satu lagi bang pulu kagak bisa ikut karena cuti gak disetujui bosnya (oalah bosss bos. lu kira kita ini robot yaa T_T) yaudah deh akhirnya daripada gak jadi pergi mending pergi aja berdua hahaha.
landed safely on KLIA 2. cause our flight to phnom penh scheduled tomorrow morning we decided to go to Putrajaya just spending time.
karena gua udah pernah buat review ke putrajaya, kayaknya gak usah deh ditulis lagi bosenn wkwkwk. seharian capek keliling putrajaya akhirnya kita kembali ke KLIA buat molor.

Burger King KLIA2
backpacker sejati tuh harus tidur dibandara, daripada  harus bayar hotel mahal mending ambil lapak di KLIA buat tidur.
dengan modal paket burger king. kita orang udah dapet sofa empuk, wifi gratis + chargeran haha
info buat para backpacker, ada beberapa spot buat tidur di KLIA.
1. area depan counter asirasia di Level 2 didepan burger king, tapi kayaknya ini udah mulai ditutup deh krn gua liat di batasi ama border line gitu, mungkin karena kbnyakan tidur disitu kali ya haha
2. burger king di Level 2 tempat gua tiduran, selain sofa lu bisa dapet wifi gratis ama chargeran wwkwk
3. sleeping area di dekat international arrival. disini emng khusus dibuat buat tidur2an kali ya, tapi ya orangnya juga bejibunn brooh

Sleeping area KLIA 2
3. Waiting room after imigration. nah kalo lu udah ada boarding pass dan tau gate berapa lu bisa masuk aja kedalam karena ada transit area.

Flight ke Phnom Penh jam 7: pagi. tanpa mandi just cuci muka + sikat gigi kita orang langsung cuss masuk ke pesawat AK536

- to be continue

- Copyright © fajarsardi's blog - Designed by Fajar Sardi.