Posted by : Fajar Sardi Mar 22, 2017



27 Feb 2017

Suhu udara di Kathmandu pagi itu sekitar 9ºC. kami bangun pukul 5 dan bersiap menuju kantipath Road. Udara yang sangat dingin membuat kami malas masni haha. Cuci muka sudah cukup. Pagi ini kami akan berangkat ke Pokhara edngan menggunakan tourist bus.
Ada beberapa transportasi menuju Pokhara dari Kathmandu. Pertama, Kalau lo memiliki extra budget untuk liburan ke Nepal, gak ada salahnya memilih pesawat terbang untuk transportasi ke Pokhara. Ada beberapa maskapai yang melayani domestic flight seperti budha air, simrik air, dan yeti airlines. Ketiga maskapai tersebut merupakan maskapai yang kredible dengan pilot yang memiliki lisensi khusus. Harga yang ditawarkan juga hampir sama yaitu berkisar antara $110 s/d $125 perorang. Penerbangan kathmandu – Pokhara berdurasi 20 menit. Harga untuk turis berbeda dengan harga penumpang lokal ataupun harga negara anggota SAARC (South Asian Association for Regional Cooperation). Untuk Nepali harga yang ditawarkan setengah dari harga turis mancanegara ±NPR6.000. Kedua, adalah tourist bus. Transportasi ini adalah yang paling populer diantara moda transportasi lainnya. Ketiga, adalah denganmenggunaka bus lokal. Memang harganya murah tapi butuh waktu sekitar 10 jam karena bus banyakberhenti. Yang paling populer adalah tourist bus. Ada puluhan tourist bus yang melayani keberangkatan dari Kathmandu ke Pokhara. Harga tiketnya bervariasi, namun rata – rata mematok harga NPR700 atau sekitar Rp90.000. ada juga touris bus exclusive dengan harga $15 s/d $25 kalo gak salah namanya greenline bus. Untuk mendapatkan atau melakukan pemesanan juga sangat gampang, tinggal ngomong ke reseptionist hotel maka mereka akan melakukan pemesanan bus, hehe. Atau bisa juga dilakukan secara online. Namun, saya lebih merekomendasikan untuk memesan langsung di Thamel atau agen perjalanan di Thamel karena gue masih ragu dengan keamanan pemesanan di website tersebut... ya karena website yang coba saya buka tidak secure ( tidak ada sertifikat SSL security).
Yang perlu diperhatikan adalah jam keberangkatan bus. Keberangkatan tourist bus dari Kathmandu ke Pokhara hanya ada satu kali dalam sehari yaitu jam 7 Pagi dari Kantipath Road dan ontime. Jadi jangan sampai terlambat kalo gak mau ditinggal bus yaa. Perjalanan ke Pokhara memakan waktu 8 jam. Kami sampai di Pokhara pukul 15:00



Menuju kantipath Road

Menuju kantipath Road


Selfie Lagi

Menuju kantipath Road


Tidak banyak hal yang menarik selama perjalanan. Sebenarnya untuk jarak ±200km (kathmandu – Pokhara) bisa ditempuh selama 4 jam. Namun, karena kondisi jalan yang kurang baik maka waktu yang diperlukan sangat lama.

Pemandangan dari bus dalam perjalanan menuju Pokhara

Pemandangan dari bus dalam perjalanan menuju Pokhara

Sekilas Video Perjalanan

Pemandangan dari bus dalam perjalanan menuju Pokhara

Pukul 3 sore kami telah sampai di Pokhara, suhu udara di Pokhara tidak lebih dingin dari Kathmandu.
Kota Pokhara lebih bersih daripada kathmandu, dan lebih nyaman. Keluar dari Bus kami langsung ditawari hotel oleh seorang pemilik hotel di Lakeside, namun kami telah memesan hotel dari booking.com dan credit card sebagai jaminan sehingga kami menolak. Tetapi karena hotel yang ditawarkan lebih bagus dari yang kami pesan sebelumnya maka kami berencana untuk menginap di hotel tersebut setelah pulang dari trekking. Hotel yang ditawarkan adalah buttercup hotel pokhara. Cukup bagus dan murah.
Dari tourist bus park (nama terminal pemberhentian) kami menggunakan taksi menuju hotel yang berlokasi di Lakeside Pokhara. Hotel yang kami pesan adalah peace eye guest house. Hotel ini cukup murah dan terawat. Untuk double bed dengan share bedroom seharga NPR1.100 permalam atau sekitar Rp137rb rupiah. Namun kami meminta upgrade room yang memiliki attached bathroom seharga NPR1.500 atau sekitar Rp187rb. Harga tersebut termasuk mahal karena dengan kamar yang lebih bagus, air panas yang lancar dan kasur yang lebih empuk kami mendapatkan harga NPR1.200 atau Rp150rb di Buttercup Hotel.
setelah sampai hotel kami langsung mandi karena dari pagi memang belum mandi hehe. Setelah itu kami keluar untuk mencari makan.
Ada beberapa tempat makan didekat hotel. Karena kami sudah kelaparan maka niat untuk mencari makanan halal ditunda dan mencoba makanan lokal


Pokhara


Pokhara

Chicken Momo

Pokhara

Lakeside Pokhara

Phewa Lake
Malam hari kami mulai mencari makanan halal disekitar lakeside. Awalnya sangat sulit utuk mencari makanan dipokhara. Selagi mencari makanan kami bertemu dengan penjual kain yang beragama islam dan akhirnya dengan senang hati beliau menunjukkan tempat makan halal yang ternyata tidak terlalu jauh namun masuk kedalam gang. Ada 2 tempat makan halal yang kami tau di sekitar Lakeside. Yang pertama adalah Lazeez hall food dan halal foodland. Namun saya lebih menyukai makanan di lazeez halalfood. Gak jauh dari hotel dan juga lebih masuk dilidah walaupun kebanyakan amsakan india arab hehe.

Halal Food
Setelah keliling menikmati malam di pokhara, cieilee. Akhirnya kami mulai melakukan repack barang bawaan untuk trekking besok. Kami hanya membawa satu carrier ukuran 45 dan satu daypack untuk berdua selama 8 hari trekking menuju Annapurna Base Camp. Dan kami menitipkan satu carrier ukuran 60liter dipokhara. Percayalah, lebih baik meninggalkan barang bawaan di pokhara daripada harus membawa banyak barang.

Packing done, time to sleep!

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © fajarsardi's blog - Designed by Fajar Sardi.